Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menko Polkam Tegaskan Video Unjuk Rasa Besar di Media Sosial Hoaks, Polisi Buru Penyebarnya
Advertisement . Scroll to see content

Kapolri Jamin Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo

Rabu, 05 Agustus 2026 - 17:04:00 WIB
Kapolri Jamin Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Polri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu atau hoaks terkait aksi demonstrasi. Penindakan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sigit mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi menyesatkan dan berpotensi memecah belah masyarakat. Pernyataan itu disampaikan menyusul penangkapan terduga penyebar hoaks terkait demonstrasi Agustus oleh Polda Metro Jaya.

"Saat ini sedang dilaksanakan pendalaman oleh tim, nanti pada saatnya akan kita informasikan," kata Sigit di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Sigit, kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan menyampaikan informasi yang benar dan tidak melanggar hukum.

"Kebebasan itu ada, namun jangan melakukan hal-hal yang sifatnya melanggar, apalagi kemudian membuat berita-berita yang tidak benar," ujar Sigit.

"Apalagi melakukan tindakan-tindakan yang tentunya melanggar undang-undang. Tentunya kami harus mengambil langkah," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago meminta aparat penegak hukum menindak tegas penyebar video hoaks yang disertai narasi kerusuhan.

Djamari menegaskan video yang beredar tersebut bukan merupakan peristiwa yang terjadi di Indonesia saat ini.

"Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kita, ada hoaks-hoaks yang seperti itu. Mungkin itu terjadi pada masa lalu. Pada saat sekarang ini ke depan tidak ada," kata Djamari.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut