Kasus Bigmo Berlanjut, Polisi Periksa Ortu dan 4 Anak yang Diajak Promosikan Vape
Kasus ini bermula saat Bigmo melakukan live streaming di kanal YouTube miliknya. Dalam potongan video yang viral di media sosial, Bigmo terlihat mendatangi penjual liquid rokok elektrik, kemudian mengajak sejumlah anak yang berada di lokasi untuk masuk ke dalam kamera dan mempromosikan salah satu merek liquid vape.
Aksi tersebut menuai kritik luas hingga dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Bigmo juga kehilangan kerja sama dengan pihak yang sebelumnya menjalin kontrak dengannya.
Menanggapi polemik tersebut, Bigmo telah menyampaikan permintaan maaf melalui kanal YouTube Niceguymo pada Sabtu (1/8/2026).
"Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan yang telah menyebabkan kegaduhan beberapa hari terakhir. Saya mengaku, apa yang saya lakukan adalah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan," ujarnya.
Bigmo mengakui sebagai kreator konten dirinya seharusnya tidak membuat materi yang bertentangan dengan ketentuan, mengingat produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa.