Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menilik Tren Belanja, Barang Mewah Dipandang Jadi Aset
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Hoegeng Kaget Rumah Dinas Penuh Barang Mewah dari Bandar Judi, Perintahkan Kuli Buang Semua

Kamis, 08 Desember 2022 - 10:05:00 WIB
Kisah Hoegeng Kaget Rumah Dinas Penuh Barang Mewah dari Bandar Judi, Perintahkan Kuli Buang Semua
Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso memerintahkan untuk membuang barang mewah dari bandar judi. (Foto IG Jenderal Hoegeng Iman Santoso).
Advertisement . Scroll to see content

Saat rumah dinas di Jalan Rivai siap dihuni, bukan main terkejutnya Hoegeng. Rumah dinasnya sudah penuh barang-barang mewah. Mulai dari kulkas, piano, tape hingga sofa mahal. Hal yang sangat luar biasa. Pada 1956, kulkas dan piano belum tentu ada di rumah pejabat sekelas menteri sekali pun.

Rupanya barang itu merupakan pemberian dari para bandar judi. Utusan yang menemui Hoegeng di Pelabuhan Belawan datang lagi. Namun Hoegeng malah meminta agar barang-barang mewah itu dikeluarkan dari rumahnya. Hingga waktu yang ditentukan, utusan itu tidak juga memindahkan barang-barang mewah tersebut. 

Hoegeng memerintahkan polisi pembantunya dan para kuli angkut mengeluarkan barang-barang itu dari rumahnya diletakkan begitu saja di depan rumah. Bagi Hoegeng itu lebih bijak daripada menistakan sumpah jabatan dan sumpah sebagai Anggota Polri. 

Hoegeng geram mendapati para polisi, Jaksa dan Tentara disuap dan hanya menjadi kacung para bandar judi. "Sebuah kenyataan yang amat memalukan," katanya geram. 

Hoegeng memiliki prinsip dalam hidupnya, tidak akan takut atau gentar menghadapi orang–orang yang berkuasa. Ia hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut