Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS
Di Laut Merah, enam kapal tanker raksasa berbendera Arab Saudi dilaporkan mengubah haluan di Teluk Aden menuju Afrika bagian selatan. Sementara itu, dua kapal tanker yang mengangkut minyak Arab Saudi tetap melintasi Selat Bab el-Mandeb berdasarkan data pelayaran pada Senin.
Data tersebut juga menunjukkan lalu lintas di Selat Hormuz, yang berada di antara Iran dan Oman, melambat setelah muncul laporan serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut.
Dari sisi ekonomi global, Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur AS pada Juli meningkat dari 53,3 menjadi 55,6, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 54. Kondisi itu mencerminkan permintaan yang tetap kuat, kejelasan mengenai kebijakan tarif, serta berkurangnya gangguan rantai pasok akibat konflik di Teluk.
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 mengalami defisit sebesar 450 juta dolar AS. Defisit tersebut terutama disebabkan defisit sektor migas yang mencapai 3,49 miliar dolar AS, terutama dari komoditas hasil minyak dan minyak mentah.
Defisit terjadi karena nilai ekspor sebesar 25,46 miliar dolar AS lebih rendah dibandingkan impor yang mencapai 25,91 miliar dolar AS pada Juni 2026.