Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wali Kota New York Mamdani Bela Timnas Mesir: Mereka Dirampok Wasit!
Advertisement . Scroll to see content

LP2M dan Kauje Bahas Kronik Pandemi Covid-19 Bareng Alumni di Tiga Benua

Rabu, 06 Mei 2020 - 20:54:00 WIB
LP2M dan Kauje Bahas Kronik Pandemi Covid-19 Bareng Alumni di Tiga Benua
LP2M dan Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) menggelar webinar tentang Kronik Pandemi Covid-19 di Berbagai Negara, Selasa (5/5/2020) malam waktu Indonesia. Webinar melibatkan alumni di tiga benua. (Foto: Kauje).
Advertisement . Scroll to see content

Begitu pun bahan makanan terutama makanan instan yang habis di pasaran mengingat pabrik berhenti beroperasi. Akibatnya beberapa kali terjadi kerusuhan yang menelan korban jiwa.

“Untungnya, kasus kekurangan pangan ini tidak terjadi di perdesaan karena bahan pangan masih tersedia. Aapalagi warga terbiasa makan makanan yang tersedia di alam, tidak bergantung pada satu jenis bahan pokok,” kata Achmad.

Pakar tepung Mocaf ini menjelaskan, situasi tersebut dapat menjadi pelajaran bagaimana Indonesia harus mempersiapkan modal sosial dalam menghadapi bencana seperti Covid-19. Sebagai contoh sosialisasi pencegahan Covid-19 yang masif agar warga tahu bagaimana menjaga diri, ketegasan pemerintah melakukan lockdown atau PSBB.

Pelajaran lainnya yakni pentingnya diversifikasi pangan. Indonesia tidak boleh bergantung pada satu jenis bahan pangan, misalnya beras. Jika daerah penghasil beras berhenti beroperasi, krisis pangan bisa terjadi.

Pemateri kedua yakni Arifi Saiman, alumnus kampus Tegalboto yang kini menjadi Konsul Jenderal RI di New York, Amerika Serikat. Menurut dia, negara bagian New York telah menjadi episentrum pandemi Covid-19 di AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut