Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Haji
Advertisement . Scroll to see content

Masyarakat Akar Rumput Dukung Gagasan Ganjar Penjarakan Koruptor di Nusakambangan

Sabtu, 09 Desember 2023 - 17:26:00 WIB
Masyarakat Akar Rumput Dukung Gagasan Ganjar Penjarakan Koruptor di Nusakambangan
Lapas Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id – Masyarakat akar rumput mendukung gagasan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, untuk memenjarakan para terpidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka pun mengungkapkan alasan ide itu layak untuk diterapkan.

Yosi Andrian (21) penjaga gerai Pertashop di Padukuhan Kencuran Lor, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman mengatakan kalau dirinya sangat setuju dengan ide Ganjar kalau para terpidana korupsi dipenjara di Lapas Nusakambangan.

"Biar kapok, Mas. Dipenjara bareng penjahat-penjahat kelas berat," katanya Sabtu (9/12/2023).

Yosi menambahkan selain dikurung di Nusakambangan, dirinya berharap kalau masa hukuman koruptor diperberat.

"Karena mereka sudah menyengsarakan rakyat, jangankan dikurung di Nusakambangan, dihukum mati pun saya rela," tambahnya.

Senada, Suhatmi (58) pedagang nasi kuning di Pasar Pakem, Sleman sangat setuju dengan niat capres berambut putih itu untuk memenjarakan para napi korupsi di Nusakambangan.

"Biar kapok. Kita rakyat kecil susah cari uang. Mereka enak-enak korupsi," katanya.

Selain itu, Suhatmi juga berharap agar hukuman koruptor diperberat.

"Masak korupsi banyak hukuman cuma sebentar. Harusnya dipenjara yang lama," imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Supriyanto (37), buruh tani warga Kalurahan Candibinangun, Pakem, Sleman. Menurutnya apa yang disampaikan mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut harus didukung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut