Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BRI Berdayakan 42.682 Klaster Usaha, Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas
Advertisement . Scroll to see content

Masyarakat Mulai Tinggalkan Pinjaman Konvensional, Beralih ke Pindar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:00:00 WIB
Masyarakat Mulai Tinggalkan Pinjaman Konvensional, Beralih ke Pindar
Ilustrasi masyarakat beralih dari pinjaman konvensional ke pinjaman daring. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa segmentasi debitur menyasar pelaku ekonomi mikro. Bahkan, kenaikan pengguna pindar di level masyarakat disinyalir juga menyasar pelaku UMKM dan melibatkan lender non-perbankan. 

"Salah satu faktornya tadi ada credit gap. Jadi permintaannya (pindar) tetap tinggi dan sisi lain perbankan itu tidak bisa catch up karena berbagai faktor termasuk administrasi," ujar Huda.

Sementara itu, ia turut menyoroti dampak kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Sadewa soal dana Rp200 triliun bagi perbankan. Sebab, terdapat credit gap antara penyaluran pinjaman perbankan dan pindar. 

"Jadi ini cukup menarik kalau melihat data bahwa kredit kita minus sampai 0,65 persen, pertumbuhannya minus, tapi satu sisi permintaan untuk kredit UMKM yang non-KUR meningkat. Ini jadi ada anomali apakah UMKM ini memang rendah (kredit) atau switching (ke pindar)," kata Huda

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut