Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Maju Calon Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Pilih Fokus Jadi Menag
Advertisement . Scroll to see content

Menag Dialog bersama Tokoh Kristen, Berharap Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Jumat, 11 September 2026 - 13:44:00 WIB
Menag Dialog bersama Tokoh Kristen, Berharap Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama
Menag Nasaruddin Umar menghadiri dialog nasional Pimpinan Aras/Sinode, Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen dan tokoh-tokoh keagamaan Kristen di MNC Conference Hall, Gedung iNews, Kebon Sirih, Jakarta Pusat (foto: Aziz Indra)
Advertisement . Scroll to see content

Menag bersyukur bahwa indeks kerukunan umat beragama di Indonesia tetap berada di tingkat yang tinggi sejak masa kemerdekaan. Dia berharap kondisi harmonis ini dapat terus dipertahankan dan menjadi teladan bagi dunia internasional. 

"Alhamdulillah, sekarang tingkat kerukunan kita tetap tinggi semenjak Indonesia merdeka, ya kan? Dan kita berharap ini bertahan. Doakan ini menjadi contoh dalam dunia internasional," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Binmas) Kristen Kemenag Jeane Marie Tulung menyampaikan dialog nasional ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk menyatukan visi antara pemerintah dan berbagai elemen umat Kristen di Indonesia.

Menurut Jeane, kegiatan ini baru pertama kalinya diselenggarakan secara luas dengan melibatkan pimpinan gereja dari semua denominasi, perguruan tinggi, serta pimpinan satuan pendidikan keagamaan Kristen.

"Dialog nasional ini penting dalam rangka untuk awal membangun kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai pihak. Ada hal-hal dan program-program tertentu yang perlu kita kolaborasi bersama dengan tokoh-tokoh Kristen, perguruan tinggi, maupun pimpinan satuan pendidikan keagamaan Kristen," kata Jeane.

Dia mengakui masih terdapat banyak program pembangunan di bidang keagamaan dan pendidikan yang sulit dijangkau oleh pemerintah jika berjalan sendiri. Oleh karena itu, dukungan dan topangan dari para tokoh Kristen yang hadir sangat dibutuhkan agar program-program tersebut dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. 

"Karena banyak program-program yang masih sulit dijangkau, ya, dan kita butuh topangan-topangan dari tokoh-tokoh yang berada di sini," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut