Menko Polkam Kunjungi Timika, Tegaskan Arahan Presiden Penyelesaian Masalah Papua Kedepankan Pendekatan Kesejahteraan
Sejalan dengan upaya memperkuat stabilitas keamanan dan pembangunan, Menko Polkam juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh prajurit TNI dan personel Polri agar senantiasa menjaga loyalitas kepada Merah Putih serta mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat, dengan tanggung jawab untuk melindungi, mengayomi, dan menjaga keselamatan masyarakat.
“Loyal dan setia lah kepada Merah Putih. TNI dan Polri berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jadilah prajurit-prajurit pejuang yang mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan golongan,” ucapnya.
Selain menekankan profesionalisme dan soliditas aparat, Menko Polkam mengingatkan pentingnya mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan di Papua. Menurutnya, penanganan terhadap kelompok pengacau keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat harus berjalan beriringan dengan pendekatan persuasif dan dialogis untuk membangun kepercayaan, merangkul seluruh elemen masyarakat, serta memperkuat persatuan dalam membangun Tanah Papua.
“Pesan Bapak Presiden, di samping melaksanakan tugas-tugas terhadap kelompok pengacau keamanan yang selama ini menyakiti masyarakat, yang kedua adalah lakukanlah pendekatan dengan hati. Pendekatan untuk merangkul siapa pun untuk membangun bersama bangsa ini, membangun bersama Tanah Papua agar ke depannya semakin maju dan sukses,” kata Menko Polkam.
Rangkaian kunjungan kerja Menko Polkam di Papua Tengah diawali dengan kedatangan di Lanud Yohanis Kapiyau, Timika. Mengawali agenda tersebut, Menko Polkam bersama sejumlah pejabat Kemenko Polkam memimpin rapat melalui telekonferensi dengan Menteri Dalam Negeri serta unsur TNI dan Polri untuk membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).