Mensos Dalami Penyalahgunaan KTP Penerima Bansos Dipakai untuk Judol, Data Langsung Diperbaiki
“Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain. Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya,” tuturnya.
Karena itu, Kemensos melakukan pendalaman sekaligus perbaikan data untuk memastikan kondisi sebenarnya penerima bansos. Pemerintah tidak ingin masyarakat yang memang membutuhkan kehilangan bantuan hanya karena identitasnya digunakan pihak lain.
“Jadi kalau ada lansia, kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu, tapi tidak menerima bansos karena terindikasi judol. Itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menegaskan, penerima bansos yang setelah diverifikasi masih memenuhi kriteria akan tetap mendapatkan bantuan.
“Tentu jika memenuhi kriteria, bansosnya akan tetap kita salurkan,” ucapnya.