Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masinis Argo Bromo Anggrek Tersangka Kecelakaan KA di Bekasi, KAI Beri Pendampingan
Advertisement . Scroll to see content

Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung sebelum Januari 2027

Rabu, 30 September 2026 - 08:06:00 WIB
Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung sebelum Januari 2027
Ilustrasi merger KAI dan INKA ditarget selesai sebelum Januari 2027. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

INKA Rugi Rp677 Miliar, Utang Rp4,7 Triliun

Dony mengungkapkan INKA masih menghadapi persoalan keuangan. Perusahaan tercatat mengalami kerugian sekitar Rp677 miliar dengan kewajiban utang mencapai Rp4,7 triliun.

Menurut dia, penggabungan dengan KAI diharapkan membantu INKA tetap produktif sekaligus mengurangi tekanan dari beban keuangan perusahaan.

“Jadi INKA itu juga punya problem keuangan. Karena itu, kita harus benahi. Supaya nanti INKA ke depan bisa menjadi industri transportasi publik kita,” kata Dony

Pemerintah saat ini juga tengah memperkuat jaringan transportasi kereta api nasional. Kondisi tersebut membuat INKA didorong meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan rangkaian kereta sesuai roadmap pengembangan infrastruktur perkeretaapian nasional.

“Karena transformasi transportasi publik kita itu lebih banyak di kereta api, makanya kita dorong transformasi INKA lebih baik. Saat ini kapasitas mereka (INKA) belum cukup untuk itu (terima order),” kata Dony.

Dony menambahkan, perbaikan INKA akan mencakup peningkatan kapasitas serta penanaman modal. Langkah tersebut juga ditujukan untuk mengatasi persoalan finansial yang masih dihadapi perusahaan.

“Nanti (INKA) kita lakukan improvement disitu, termasuk penanaman modal di situ. Karena kan mereka sebetulnya punya financial problem juga disitu. Oleh sebab itu kita benahi, supaya INKA bisa mendukung transformasi transportasi publik kita,” pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut