PAN Sebut Pemerintah Tak Akan Terbitkan Perppu KPK

Felldy Utama, Antara ยท Jumat, 04 Oktober 2019 - 23:22 WIB
PAN Sebut Pemerintah Tak Akan Terbitkan Perppu KPK

Sekretaris Fraksi PAN DPR Yandri Susanto. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Partai Amanat Nasional (PAN) menyebut Pemerintah tak akan menerbitkan Perppu KPK. Padahal, sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) Pratikno mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan draf perppu tersebut.

Sekretaris Fraksi PAN DPR Yandri Susanto mengungkapkan, berdasarkan pernyataan pihak istana, kelihatannya perppu tidak akan dikeluarkan. Pemerintah lebih memilih menunggu para penolak revisi UU KPK mendaftarkan gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pemerintah, menurut dia, menunggu putusan MK yang putusannya bersifat final dan mengikat. "Setahu saya pemerintah tidak akan mengeluarkan perppu. Dan perppu itu 100 persen haknya Presiden, beliau yang bisa menilai keadaan memaksa dan genting," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Yandri mengatakan, ramainya wacana penerbitan Perppu KPK karena sudah ada gerakan yang mendesak Presiden Jokowi. Dia menilai, jika Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK dan DPR menolak, maka UU yang menjadi objek perppu akan "hidup" kembali

"Namun kalau DPR menerima, berarti ada revisi terhadap apa yang menjadi konten dari Perppu KPK dikeluarkan," ujarnya.

Ketua DPR Puan Maharani mengaku, hingga saat ini belum ada kelanjutannya. "Perppu KPK belum ada kelanjutannya dari Presiden Joko Widodo," katanya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini meminta semua pihak menunggu rencana kebijakan tersebut khususnya setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu, 20 Oktober 2019.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, Pemerintah telah menyiapkan draf Perppu KPK. Draf tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam arahannya Jokowi belum menyebutkan secara pasti kapan resminya akan mengeluarkan Perppu KPK. "Kata Pak Presiden kemarin, kita antisipasi apa pun keputusan Presiden dalam waktu beberapa hari ke depan," ujar Pratikno di depan Masjid Baiturrahman Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 27 September 2019.


Editor : Djibril Muhammad