Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkes Kecam Nakes Ramai-Ramai Bully Pasien BPJS: Harus Bijak Bermedsos!
Advertisement . Scroll to see content

PB IDI Ultimatum Dokter Seluruh Indonesia, Bijak Pakai Media Sosial!

Kamis, 06 Agustus 2026 - 08:52:00 WIB
PB IDI Ultimatum Dokter Seluruh Indonesia, Bijak Pakai Media Sosial!
Ilustrasi dokter diminta bijak menggunakan media sosial. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah proses klarifikasi atau tabayyun selesai dilakukan, perkara akan diteruskan ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran etik.

“Ini akan diselesaikan oleh MKEK. Kalau memang ada indikasi kesalahan, sebelum dilakukan persidangan kami akan melakukan pemanggilan sejawat untuk klarifikasi atau tabayyun. Setelah dinilai, baru masuk ke dalam pemeriksaan etik untuk dilihat seberapa besar kesalahannya,” tuturnya.

Hasil pemeriksaan etik nantinya akan menentukan tingkat pelanggaran yang dilakukan, mulai dari ringan, sedang, berat hingga sangat berat. Sanksi yang dijatuhkan akan disesuaikan dengan hasil penilaian majelis etik sebagai bagian dari pembinaan profesi.

Sebelumnya, PB IDI juga telah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan. Sementara itu, sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang komentarnya viral diketahui telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengakui kesalahan mereka.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut