Peringati Hari Kesehatan Mental Dunia, HIMPSI Jaya Usung Tema Solidaritas Sosial
JAKARTA, iNews.id - Polarisasi atau kesenjangan sosial yang semakin melebar akhir-akhir ini di masyarakat dunia mendapat perhatian khusus dari World Federation of Mental Health. Perhatian tersebut diwujudkan dalam pilihan tema Hari Kesehatan Mental Dunia, yaitu 'Kesehatan Mental dalam Dunia yang Tidak Setara' (Mental Health in an Unequal World).
Terlebih, pandemi Covid-19 menambah tekanan tersendiri karena kehidupan sosial menjadi terbatas dan berpotensi mengakibatkan rasa kesepian, keterasingan bahkan depresi dan gangguan mental lainnya. Peran solidaritas sosial menjadi penting untuk meningkatkan kesehatan mental masyarakat termasuk masyarakat Indonesia.
Dengan adanya solidaritas sosial, maka kesenjangan sosial dapat dipersempit dan potensi gangguan kesehatan mental dapat diminimalisir. Dalam konteks Indonesia, perlu digarisbawahi bahwa solidaritas sosial tersebut harus diselenggarakan dalam bingkai kebhinekaan sebagai karakteristik masyarakat Indonesia.
Demi memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia 2021 yang jatuh pada 10 Oktober 2021, HIMPSI Jaya memilih tema 'Solidaritas Sosial dalam Khebinekaan: Ekspresi Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia'. Tema tersebut menjadi payung besar beragam kegiatan untuk memperingati Hari Kesehatan Mental.
Termasuk di dalamnya sosialisasi dan edukasi tema melalui media sosial, penghargaan kepada komunitas terpuji yang giat melakukan solidaritas sosial, pelayanan psikologi gratis untuk berbagai kalangan. Khususnya yang termarjinalkan, diwujudkan dalam bentuk bakti sosial di beberapa lokasi.