Polisi Ungkap Massa Kerusuhan DPR 27 Agustus Dibayar Rp40.000-Rp70.000
Pada klaster kedua, penyidik menemukan peran koordinator lapangan berinisial ER. Polisi masih mendalami keterlibatan ER yang disebut merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jakarta.
“Klaster 2, kami menemukan adanya temuan dari korlap atas nama ER. Ini juga kami sedang melakukan pendalaman, di mana Saudara ER salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Jakarta yang menjanjikan atau menyiapkan dana Rp70.000 per kepala,” tuturnya.
Berbeda dengan klaster pertama, ER disebut mendapat order dari sebuah badan hukum yang berada di Jakarta. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap badan hukum tersebut dan belum mengungkap identitasnya secara detail.
“Saudara ER mendapatkan order dari salah satu badan hukum yang sedang kami lakukan pendalaman saat ini. Badan hukum itu yang menyediakan anggaran dan meminta menyiapkan orang-orang kepada Saudara ER,” jelasnya.
Sementara klaster ketiga berkaitan dengan tiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara eksploitasi anak. Ketiganya disebut menggerakkan anak-anak sekaligus memberikan pembayaran atau upah untuk hadir dan melakukan kerusuhan.