Provokasi Tokoh KAMI Medan ke Pendemo: Lempar DPR dan Lempari Polisi

Muhamad Rizky ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:30 WIB
Provokasi Tokoh KAMI Medan ke Pendemo: Lempar DPR dan Lempari Polisi

Konper Penangkapan Tokoh KAMI (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap empat tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan. Mereka melakukan provokasi melalui Whatsapp Group (WAG).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkap isi percakapan yang ada di dalam WAG. Isinya berisi penghasutan sehingga aksi demo menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Medan pada 8 Oktober 2020 lalu yang berujung ricuh.

Salah satunya kata Argo, seperti yang disampaikan tersangka KAMI Medan berinsial KA. Dia menuliskan dalam WAG tersebut untuk melempari Gedung DPR dan polisi.

"Tulisannya kalian jangan takut mundur.  lempar DPR dan lempari polisi. Itu ada (tulisannya) ini ada bantunyalah alat buktinya," kata Argo di Mabes Polri, Kamis (20/10/2020). 

Tak hanya itu, polisi juga melihat tulisan lain dari tersangka JG yang juga ditangkap di mana dia menyampaikan hasutan untuk membuat kondisi seperti demonstrasi 1998 dan melakukan penjarahan.

"(Tersangka) JG, apa perannya JG ini dalam WAG tadi menyampaikan kena satu orang bom molotov bisa kebakar 10 orang dan bensin bisa berceceran disana. Kemudian ada juga menyampiakan buat skenario seperti 98. Kemudian penjarahan toko China dan rumah-umahnya, kemudian preman diikutkan untuk menjarah," ujarnya

"Kemudian tersangka NZ. Tersangka WRP ini dia menyampaika besok wajib bawa bom molotov. Ini saya sebutkan salah satunya saja. Masih banyak dan akan dievaluasi oleh tim Cyber Mabes Polri," kata Argo lagi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq