RUU PKS Ditarik, Ini Kata Baleg DPR

Felldy Utama ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 17:24:00 WIB
RUU PKS Ditarik, Ini Kata Baleg DPR
Ilustrasi pelecehan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Supratman Andi Agtas menyebut Rancangan Undang-Undang Tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) bisa kembali diusulkan setelah RUU KUHP selesai dilakukan pembahasan. Hal itu dikatakan menyusul adanya polemik terkait ditariknya RUU PKS dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2020.

RUU PKS menjadi polemik sebagian masyarakat karena dinilai penting untuk melindungi perempuan dari kekerasan seksual.

"Kita berharap nanti setelah RUU KUHP diselesaikan antara pemerintah dan Komisi III, maka RUU Kekerasan Seksual ini akan kita masukkan lagi dalam program legislasi nasional," kata Supratman, dalam Raker Evaluasi Prolegnas prioritas 2020, Kamis (2/7/2020).

Pernyataan Supratman ini disampaikan menjawab atas pandangan Anggota Baleg Fraksi Golkar Nurul Arifin. Dia menyebut RUU PKS sangat penting sehingga dia berharap bisa dibahas saat ini ataupun untuk prolegnas prioritas yang akan datang.

"Kami merasa RUU ini cukup penting bagi kami yang perempuan ini dan jika RUU ini tidak berdiri sendiri apakah dikaitkan di mana begitu, tapi yang penting substansinya ini akan di masukkan kepada RUU yang akan datang, utamanya yang ada di PKS tersebut," kata Nurul.

Menanggapi kembali pernyataan Nurul, Supratman menegaskan bahwa RUU PKS bisa diusulkan agar masuk di Prolegnas Prioritas tahun 2021. "RUU PKS akan kita lanjutkan di Prioritas yang akan datang, Oktober," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang meminta agar RUU PKS dicabut sementara dari daftar Prolegnas Prioritas 2020. Alasannya karena pembahasannya sulit dilakukan untuk saat ini. 

"Kami menarik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Karena pembahasannya agak sulit," kata Marwan, dalam raker evaluasi Prolegnas 2020, Rabu (1/7/2020). 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq