Pakai Masker Motor atau Buff Amankah dari Virus Corona? Ini Penjelasan Dokter

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 03 April 2020 - 07:10 WIB
Pakai Masker Motor atau Buff Amankah dari Virus Corona? Ini Penjelasan Dokter

Banyak jenis masker di pasaran, antara lain masker motor dari kain, buff, masker medis N95 dan masker bedah. (Foto: Ilustrasi/The New York Times)

JAKARTA, iNews.id - Alat pelindung kesehatan seperti masker di saat pandemi virus corona (Covid-19 (virus) sangat penting. Jenis masker di pasaran juga bermacam-macam, seperti masker motor dari kain, buff dan masker medis N95.

Lantas, masker seperti apa yang cocok digunakan untuk pengendara motor agar tak terpapar virus khususnya Covid-19?

Tenaga kesehatan di Klinik Bhakti Asih Depok, Dr Gunawan Wibisono menjelaskan masker medis lebih efektif karena sanggup mencegah berbagai macam virus dan bakteri hingga 80 persen.

"Masker medis itu paling efektif mencegah virus masuk lewat hidung atau mulut hingga 80 persen. Kalau masker lain yang berbahan kain misalnya, risiko virus masuk besar karena pori-porinya besar," katanya saat dihubungi iNews.id, baru-baru ini.

Gunawan menjelaskan, pengemudi motor harus mengganti masker medis setiap hari atau sehari sekali. Jika dipakai lebih dari sehari atau berkali-kali, khawatir virus yang menempel berhasil masuk ke pori-pori.

"Masker medis tidak dirancang untuk membunuh virus, hanya menahan. Maka itu, untuk pemakaiannya, pengendara motor harus konsisten mengganti setiap sehari sekali. Agar virus yang tertahan tak masuk ke pori-pori," katanya.

Sementara masker berjenis buff atau yang tebuat dari kain hanya efektif menangkal partikel debu, tapi tidak untuk virus. Namun, masih lebih baik daripada tidak memakai masker sama sekali.

"Masker berbahan kain seperti buff hanya bisa menangkal debu, bukan virus. Karena ukuran virus lebih kecil ketimbang debu. Tapi, memakai masker kain jauh lebih baik daripada tak memakainya," kata Gunawan. 

Editor : Dani Dahwilani