Bus Pariwisata Terjun ke Jurang Tewaskan 7 Orang, Bagaimana dengan Uji KIR?

Muhamad Fadli Ramadan ยท Senin, 05 Desember 2022 - 16:40:00 WIB
Bus Pariwisata Terjun ke Jurang Tewaskan 7 Orang, Bagaimana dengan Uji KIR?
Bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan dari Semarang, masuk ke jurang sedalam 20 meter tewaskan rujuh orang, efektivitas uji KIR dipertanyakan. (Foto: Infografis MPI)

JAKARTA, iNews.id Bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan dari Semarang, Jawa Tengah, masuk ke jurang sedalam 20 meter di Jalan Raya Sarangan, Magetan, Jawa Tengah. Akibat kejadian 7 orang tewas dan belasan lain mengalami luka-luka.

Menyikapi itu, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan pengujian KIR (Keur - uji kendaraan dalam bahasa Belanda) dinilai belum efektif karena hanya dilakukan setiap enam bulan sekali.

“Untuk uji KIR yang saat ini dilakukan enam bulan sekali belum cukup efektif. Masih harus ditambahkan dengan Sistem Majemen Keselamatan (SMK) di setiap PO bus,” ujar Djoko saat dihubungi Senin (5/12/2022).

Dia menduga beberapa pengusaha bus yang memasang komponen baru pada armadanya hanya untuk pengujian KIR. Apabila terjadi kecelakaan, sopir menjadi orang yang disalahkan atas kejadian tersebut.

“Hingga sekarang belum pernah ada pengusaha angkutan paiwisata yang ikut dipidana secara hukum. Padahal, sudah jelas dokumen yang harus ditaati tidak dimiliki pengusaha angkutan wisata, seperti uji berkala (KIR) sudah melewati batas waktu dan izin penyelenggaraan sudah kedaluarsa,” lata Djoko.

Djoko menilai pemerintah harus melakukan Risk Journey untuk mengurangi jumlah kecelakaan di lokasi wisata. Caranya dengan melakukan pemetaan dan identifikasi lokasi potensi kecelakaan atau berisiko menuju kawasan wisata.

“Memang harus dilakukan pengawasan lebih ketat oleh BPTD (Balai Pengelola Transportasi Daerah). Setiap melakukan perjalanan wisata, PO diwajibkan melapor apabila melakujan Risk Journey ke BPTD. Sopir bus wisata juga wajib 2 orang, walau perjalanan wisata sehari,” ucapnya.

Editor : Dani M Dahwilani

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda