Pengamat: Penutupan Pabrik di Indonesia Bikin Reputasi Nissan Redup

Riyandy Aristyo ยท Senin, 08 Juni 2020 - 18:23 WIB
Pengamat: Penutupan Pabrik di Indonesia Bikin Reputasi Nissan Redup

Penutupan pabrik membuat reputasi Nissan di mata konsumen Indonesia meredup. (Foto: Nissan)

JAKARTA, iNews.id - Nissan sudah menutup pabrik di Indonesia. Penutupan pabrik ini akan berdampak pada citra merek Jepang tersebut di Indonesia.

"Kita sama-sama tahu, kalau model Nissan masih di bawah merek Toyota dan Daihatsu. Dengan adanya penutupan pabrik tentu reputasi Nissan akan semakin menurun," ujar pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu, saat dihubungi iNews.id, Senin (8/6/2020).

Yannes menyebutkan, penutupan pabrik Nissan mengingatkan pada sejumlah pabrikan mobil yang juga menarik diri di pasar Tanah air. Efeknya, kelangkaan after sales dan mahalnya sparepart menjadi salah satu kendala pemilik kendaraan.

"Pengalaman dari beberapa pabrik mobil yang sudah lebih dahulu tutup, sangat terasa kelangkaan after sales service dan spare parts mahal, mengingat tidak ada perusahaan induk yang memiliki layanan 3S," katanya.

Selain itu, lanjut dia, penutupan ini juga berdampak pada sejumlah dealer yang dibiarkan berjuang sendiri menjual stok kendaraan yang ada. Ini kurang bagus bagi kepercayaan masyarakat dan mitra brand Nissan yang ada.

"Nissan harus terus memberikan informasi yang bisa membuat konsumen nyaman, khususnya bagi konsumen loyal terhadap merek Nissan. Ini adalah masalah reputasi merek Nissan di mata konsumen otomotif Indonesia," ujar Yannes.

Editor : Dani Dahwilani