Perbedaan dan Kelebihan RWD, FWD, AWD, Sistem Penggerak pada Mobil
2. Rear Wheel Drive (RWD)

Kebalikan dari FWD, sistem penggerak RWD artinya tenaga mesin disalurkan ke dua roda bagian belakang. Ini memungkinkan mobil memiliki keseimbangan beban depan dan belakang yang lebih baik.
Hasilnya, handling akan lebih baik. Sebab itu, banyak mobil sport atau yang memiliki performa tinggi menggunakan sistem penggerak roda belakang.
Selain itu, RWD memungkinkan pembagian tugas antara roda depan dan belakang. Hal tersebut akan membuat mobil lebih seimbang dan mempunyai respons kemudi yang lebih baik.
3. All Wheel Drive (AWD)

Sistem AWD diluncurkan guna mengatasi berbagai masalah atau kekurangan yang ditemukan pada FWD maupun RWD. Dalam sistem AWD, tenaga mesin disalurkan ke semua roda setiap saat.
Hal tersebut membuat mobil memungkinkan untuk memiliki keunggulan yang sama dengan sistem FWD dan RWD dan sekaligus mereduksi kekurangannya. Sistem ini pada dasarnya ada jenis, yakni AWD yang diadaptasi dari FWD dan AWD yang diadaptasi dari layout RWD.
Untuk AWD yang diadaptasikan dari RWD, umumnya berorientasi pada mobil balap atau mobil performa tinggi. Kelebihan utama dari sistem penggerak AWD adalah traksi atau grip yang sangat baik untuk berbagai jenis atau kondisi jalan.
Meski medan yang dilalui licin, hujan, atau permukaan kasar, mobil AWD akan tetap mampu melesat optimal dibanding sistem penggerak lainnya.
Kelemahan dari AWD yang pertama terletak pada berat. Kedua, sistem AWD membutuhkan konsumsi bahan bakar lebih banyak seiring dengan daya yang dibutuhkan untuk menggerakkan semua roda.
Ketiga, sistem AWD memerlukan perangkat atau sistem yang lebih kompleks, serta memiliki kendali elektronik.

Editor: Dani M Dahwilani