Bonceng Anak di Depan, Ini Bahaya yang Akan Terjadi 

Dani M Dahwilani · Senin, 27 September 2021 - 06:31:00 WIB
Bonceng Anak di Depan, Ini Bahaya yang Akan Terjadi 
Banyak pengendara motor membonceng anggota keluarganya lebih dari satu orang, bahkan ada yang duduk di depan. (Foto: Ilustrasi/Antara)

JAKARTA, iNews.id - Aturan berkendara bagi pengguna sepeda motor hanya boleh membonceng penumpang satu orang. Namun, banyak pengendara membonceng anggota keluarganya lebih dari satu orang hingga anak duduk di depan. 

Bolehkah pengendara motor membonceng anak di depan? Chief Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, dalam norma sefety (keselamatan berkendara) tidak dibenarkan. Ini dapat membatasi ruang gerak pengendara. 

"Pandangan pengendara bisa terhalang. Jika terjadi kecelakaan seperti tabrakan, dia (anak) bisa terlempar yang berakibat fatal cedera parah bahkan kematian," ujarnya, dalam Safety Riding Training yang digelar Forwot. 

"Misal, jika kecepatan motor 80 km per jam, secara teori berdasarkan gaya kecepatan, dia akan terlempar dengan kecepatan sama saat motor terhenti akibat tabrakan. Bisa dibayangkan bagaimana dampaknya, bila sang anak ada di depan," kata Jusri. 

Membonceng anak di depan secara tidak sadar seolah mereka jadi tameng orangtua. Selain itu, anak bisa sakig akibat hembusan angin, debu dan polusi.  

Dia menyarankan untuk keselamatan berkendara posisi paling aman penumpang berada di belakang. "Jika terjadi tabrakan masih tertahan atau terlindungi pengendara yang lebih siap mengantisipasi kecelakaan. Dampaknya juga tidak akan seburuk bila dibonceng di depan," ujarnya. 

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: