Lamborghini Aventador Disuntik Mati, Ini Model Terakhir

Muhamad Fadli Ramadan ยท Selasa, 27 September 2022 - 15:26:00 WIB
Lamborghini Aventador Disuntik Mati, Ini Model Terakhir
Lamborghini memutuskan untuk menyuntik mati Aventador dengan model terakhir dimiliki warga Swiss. (Foto: Motor Authority)

JAKARTA, iNews.id – Lamborghini memutuskan untuk menyuntik mati Aventador. Model Aventador LP 780-4 Ultimate Roadster dengan kelir biru dan interior warna putih sesuai pesanan pembeli asal swiss menjadi jadi unit terakhir.

Dikutip dari Motorauthority, penghentian ini dilakukan terkait kehadiran suksesor Lamborghini Valentador yang menggunakan mesin V12 plug-in hybrid. Ini menjadi sebuah kehilangan besar, mengingat model tersebut paling laku dari varian V12 Lamborghini lainnya.

Secara teknis, ini kali kedua Lamborghini menghentikan produksi Aventador. Pertama ketika kapal kargo Felicity Ace yang mengangkut 15 model Ultimate, termasuk 4.000 mobil Volkswagen Group tenggelam pada Februari lalu.

Diluncurkan pada Geneva Motor Show 2011, Lamborghini Aventador menjadi varian V12 yang paling populer hingga saat ini. Bahkan, penjualannya berhasil mengalahkan Murchielago setelah hanya lima tahun diperkenalkan.

Tercatat 11.465 unit terjual di seluruh dunia, yang mana itu melewati angka keseluruhan dari varian V12 Lamborghini lainnya. Sebanyak 25 persen konsumen memanfaatkan kustomisasi Ad Personam, yang mana menghadirkan lebih dari 200 warna dan trim unik.

“Lamborghini Aventador adalah pengubah permainan pada peluncurannya, dan model andalan Lamborghini selama 11 tahun produksi,” ujar Ketua dan CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann  dilansir Motorauthority.

Varian pertama Lamborghini Aventador yang diperkenalkan adalah LP 700-4 coupe V12 6.5 liter dengan sudut 60 derajat antara tepi silinder. Versi awal menghasilkan 690 hp dan torsi puncak 690 Nm. Supercar ini mampu berlari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,9 detik sebelum mencapai kecepatan tertinggi 350 km/jam.

Untuk penerus Aventador, telah terlihat melakukan pengujian menjelang debut yang dikabarkan bakal terjadi pada awal tahun depan. Mobil tersebut diyakini akan mempertahankan mesin V12, dengan tambahan plug-in hybrid.

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda