Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selama PPKM, Kasus Positif Covid-19 di Cimahi Turun, Kesembuhan Naik
Advertisement . Scroll to see content

Laporan Kasus Covid-19 Harian di Jabar Campur Aduk dengan Data Lama

Rabu, 20 Januari 2021 - 10:45:00 WIB
Laporan Kasus Covid-19 Harian di Jabar Campur Aduk dengan Data Lama
Bentuk virus Corona penyebab Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Marion menyatakan, guna mengatasi masalah pelaporan Covid-19, kesepahaman dan komitmen berbagai pihak harus diperkuat. Tujuannya  agar semua pihak memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan satu data Covid-19. 

"Untuk mencapai ini perlu memperkuat metadata yang ada, menentukan variabel pelaporan yang prioritas untuk menjadi bahan rilis pemerintah pusat, serta memperkuat verifikasi dan validasi data pelaporan," katanya. 

Integrasi data pun menurutnya sangat penting supaya semua pihak yang melaporkan data Covid-19 tidak harus menginput data dalam banyak aplikasi. 

"Semangat satu data juga perlu dimiliki oleh kabupaten/kota, di mana rilis data baik di pusat, provinsi maupun kabupaten/kota mengacu pada data yang sama, dengan referensi waktu yang sama," ujar Marion.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar Setiaji mangatakan, pemanfaatan teknologi dengan menghadirkan aplikasi pelaporan yang terintegrasi dapat menjadi salah satu solusi. Aplikasi pelaporan tersebut, kata Setiaji, harus dapat diakses oleh semua pihak yang melaporkan data COVID-19.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut