Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Terkena Cairan Disinfektan, Mata Warga Surabaya Jadi Rabun

Selasa, 07 April 2020 - 12:30:00 WIB
Diduga Terkena Cairan Disinfektan, Mata Warga Surabaya Jadi Rabun
Nanang Suyono mengalami rabun di mata kiri usai kena semprot disinfektan. (Foto: iNews/Sony Hermawan)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Seorang karyawan di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) mengalami rabun di mata kirinya diduga terkena semprot disinfektan. Menurut dokter yang memeriksa, pembuluh darahnya pecah sehingga terjadi penggumpalan.

Nanang Suyono (50) karyawan pabrik pewarna tekstil di Surabaya kini mengalami rabun di satu sisi matanya. Meski jika dilihat, mata kirinya tidak berbeda, namun ketajaman saat melihat sudah sangat berkurang.

Rabunnya mata kiri Nanang bermula saat dia berangkat kerja pada 1 April lalu. Warga Simo Jawar ini berangkat kerja melewati Jalan Sememi Surabaya.

Saat melintasi jalan ini, menurut Nanang dia tidak sengaja kena semprot disinfektan yang tengah ramai dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona. Dia lantas menepi untuk memeriksa matanya yang terasa perih.

“Mata saya kok perih, lalu saya minggir ke tepi jalan untuk memeriksa mata,” katanya, Senin (7/4/2020).

Sekitar satu jam berlalu pascaterkena semprotan desinfektan, dia mulai kehilangan ketajaman penglihatan. Pandangan mata kirinya tiba-tiba kabur dan tak bisa melihat dengan jelas.

“Bahkan mata kirinya beberepa menit sempat gelap gulita, namun kembali buram lagi,” katanya.

Sehari setelah kejadian, dia memeriksakan mata ke dokter. Menurut diagnosa dokter, ada pembuluh darah mata yang pecah. Lantaran merasa tidak memiliki riwayat penyakit seperti darah tinggi, Nanang membantah diagnosa tersebut.

Nanang pun menduga kuat, cairan desinfektan masuk ke dalam mata saat di jalan itu menjadi penyebabnya. Dia berharap, petugas memberikan pengumuman terlebih dahulu sebelum melakukan penyemprotan disinfektan.

“Misal mengimbau untuk menutup kaca helm atau menutup kedua mata,” katanya.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut