Warga Perumahan di Surabaya Adu Mulut dengan Pengurus lantaran Tidak Mau Disemprot Disinfektan
SURABAYA, iNews.id – Adu mulut terjadi antara warga dan pengurus perumahan di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) terkait penyemprotan disinfektan dalam bilik sterilisasi, Senin (6/4/2020). Warga menilai penyemprotan pada tubuh tidak baik untuk kesehatan sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan soal penggunaan bilik disinfektan untuk pencegahan Covid-19.
Sepasang suami istri di sebuah perumahan di Surabaya menolak memasuki bilik disinfektan hingga menimbulkan adu mulut dengan pengurus kampung. Tak hanya mereka, seorang ibu dan anaknya juga menolak hal yang sama.
Sementara pengurus meminta warga yang baru saja bepergian harus disemprot disinfektan dalam bilik yang ditempatkan di lapangan perumahan.
Salah satu warga yang menolak, Ibu Tabrani mengatakan dia hanya mau dicek suhu badan menggunakan thermal gun atau alat pengukur suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer.
“Kalau Kemenkes bilang bahaya, kami ga mau lakukan (disemprot disinfektan),” katanya.