Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembunuhan Sadis Istri Siri dan Anak di Madiun, Dwi Bagus Idap NPD Superior
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Haru Istri Tersangka Mutilasi Madiun: Syok dan Hancur Dikhianati

Senin, 02 November 2026 - 20:47:00 WIB
Pengakuan Haru Istri Tersangka Mutilasi Madiun: Syok dan Hancur Dikhianati
Marta Amalia Iflahah, istri sah dari Dwi Bagus Martono tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi di Madiun. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

MADIUN, iNews.id – Marta Amalia Iflahah, istri sah dari Dwi Bagus Martono tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi dan pembakaran terhadap Dini Hardiyanti serta balitanya di Madiun akhirnya buka suara.

Dengan suara terbata-bata dan derai air mata, Marta membeberkan fakta memilukan yang dialaminya.

Didampingi kuasa hukumnya pada Minggu (1/11/2026) siang, Marta membantah tegas berbagai opini liar masyarakat yang menuding dirinya mengetahui perbuatan keji sang suami atau bahkan terlibat di dalamnya.

Marta menjelaskan bahwa setiap hari dirinya disibukkan dengan aktivitas mengajar dari pagi hingga sore hari. Hal itulah yang membuatnya tidak pernah curiga atau melihat aktivitas mencurigakan di area halaman belakang rumahnya. 

"Saya sama sekali tidak tahu aktivitas suami pada siang hari karena saya berada di sekolah untuk mengajar dari pagi sampai sore. Sehingga saya tidak tahu kalau halaman belakang rumah digunakan untuk tindakan pidana oleh suami saya," ujar Marta, Senin (2/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Marta juga meluruskan isu yang menyebut dirinya telah lama mengetahui hubungan gelap sang suami dengan korban Dini Hardiyanti. 

Ia mengungkapkan, fakta pahit soal poligami suaminya baru terbongkar pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026, selepas waktu Maghrib di teras belakang rumah mereka.

"Suami saya saat itu meminta maaf sambil bersujud dan menangis. Dia mengaku telah mengkhianati saya dan mengikat pernikahan siri dengan wanita lain selama dua tahun," tuturnya.

Marta juga menegaskan tidak pernah diajak bekerja sama atau mengetahui skenario laporan orang hilang yang sempat diajukan tersangka ke Mapolres. 

Dia menyebut tersangka secara sengaja menyembunyikan laporan tersebut dan meminta kuasa hukum serta polisi untuk tidak mempublikasikannya karena takut ketahuan oleh sang istri sah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut