Pejudo Aljazair Diskors 10 Tahun Usai Menolak Lawan Israel di Olimpiade Tokyo 2020
ALJIR, iNews.id - Hukuman skors diterima atlet judo Aljazair, Fethi Nourine setelah mewakili negaranya di Olimpiade Tokyo 2020. Dalam ajang olahraga terakbar itu, Nourine menolak bertanding melawan wakil Israel yang membuatnya dijatuhi hukuman tersebut.
Nourine memang menjadi sorotan dalam Olimpiade ke-32 atas keputusannya itu. Hukuman skors selama 10 tahun pun dijatuhi pada atlet berusia 30 tahun tersebut. Tak hanya Nourine, karena sang pelatih, Amar Benikhlef juga dijatuhkan hukuman yang sama.
Menurut laporan RT, Kamis (16/9/2021), Federasi Judo Internasional (IJF) menilai tindakan Nourine dan pelatihnya sudah menyalahi aturan kode etik yang ada. Mereka menganggap Nourine dan Benikhlef malah menyebar propaganda politik dan agama di Olimpiade.
Oleh karena itu, IJF menjatuhkan hukuman larangan berpartisipasi dalam segala ajang judo untuk Nourine dan sang pelatih selama 10 tahun hingga 23 Juli 2031. Secara tidak langsung, Nourine seperti dipaksa pensiun dini karena sekarang dia sudah menginjak usia kepala tiga.
Untungnya, Nourine dan pelatihnya masih bisa mengajukan banding untuk meringankan hukumannya kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sebelumnya, tindakan Nourine dan sang pelatih menuai kritik keras dari berbagai pihak.