WAWANCARA: Pramudya Bicara soal Kesehatan Mental hingga Kuliah di Australia

Jadi ketika kamu down dalam hal bulu tangkis di situasi kemarin, tidak ada dukungan motivasi dari keluarga?
Tidak ada, memang tidak ada yang sampai deep talk banget. Paling terakhir cuma minta izin saja, ini adalah keputusan saya untuk pergi ke Australia, dan dijabarkan juga tentang kondisi saya.
Makanya saya pergi liburan bareng ke Jepang selama seminggu untuk bounding dan menjelaskan apa keputusan saya dan rencana-rencana ke depan.
Reaksi keluarga setelah kamu memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI bagaimana?
Sebenarnya keluarga saya mendukung apa pun pilihan saya, termasuk di bulu tangkis. Tapi, dari sisi mental, mungkin karena tidak ada knowledge-nya juga kan, sementara sekarang mental health itu sekarang sangat penting dan di beberapa negara meraka sudah memfokuskan itu dan memberikan edukasi juga.
Jadi, setelah dijelaskan mereka mengerti. Cuma mereka awalnya menentang juga, kenapa harus ke luar negeri? Kenapa tidak di Indonesia? Mereka soal keluar dari Pelatnas PBSI justru tidak apa-apa, tetapi kenapa harus sampai ke luar negeri? Karena jadinya makin jauh dari keluarga. Tapi sudah dijelaskan untuk kebahagiaan dan mental health lebih baik saya ke luar negeri.