Indonesia Hasilkan 1,9 Juta Ton Limbah Elektronik, E-Waste Jadi Ancaman Serius
Menurutnya, pengelolaan perangkat elektronik secara tepat dapat memperpanjang nilai teknologi sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam ekonomi sirkular.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur digital, Lintasarta melihat persoalan e-waste tidak terpisahkan dari pertumbuhan teknologi. Infrastruktur digital melibatkan berbagai perangkat fisik, seperti server, GPU, storage, perangkat jaringan, dan perangkat pendukung lainnya yang memiliki siklus hidup.
Sebab itu, pengelolaan perangkat setelah tidak lagi digunakan menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan dari perkembangan teknologi.
Dalam pelaksanaannya, Lintasarta bersama EwasteRJ memastikan e-waste yang terkumpul tidak berhenti pada proses pengumpulan. Perangkat akan diarahkan ke jalur pengelolaan sesuai dengan kondisi dan kelayakannya.
Perangkat yang masih dapat digunakan akan diidentifikasi untuk mendapatkan second life melalui penggunaan kembali atau refurbishment. Sementara perangkat yang sudah mencapai akhir masa pakai akan melalui proses pemilahan serta pemulihan komponen dan material yang masih memiliki nilai.