Samsung Galaxy A Series Baru Akan Ditopang Teknologi Pengisian Nirkabel

Sindonews ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 09:07 WIB
Samsung Galaxy A Series Baru Akan Ditopang Teknologi Pengisian Nirkabel

Samsung Galaxy A51 (Foto: Samsung)

SEOUL, iNews.id - Samsung tengah mempertimbangkan untuk membawa teknologi pengisian nirkabel ke Galaxy A series. Keputusan didorong oleh segmen menengah yang menyusut pada 2020.

Menurut Sammobile, laporan dari The Elec di Korea, mengatakan, Samsung akan menambahkan modul pengisian nirkabel di smartphone kelas menengah Galaxy A pada awal 2021. Perusahaan dilaporkan sedang bernegosiasi dengan mitra utama, seperti Hansol Technics. Amotech dan Chemtronics juga bisa menjadi yang terdepan untuk kontrak awal pengadaan teknologinya.

Samsung berencana menggerakkan rantai pasokan dari Hansol Technics selama sekitar satu atau dua bulan pada awalnya. Menurut laporan, Hansol Technics dikatakan sebagai salah satu pemasok terbaik modul pengisian nirkabel kelas menengah.

Karenanya, Samsung mempertimbangkan pemasok ini untuk menjaga biayanya serendah mungkin tanpa mengurangi kualitasnya. Setelah jadwal awal, Chemtronics dan Amotech diharapkan bergabung dengan pabrikan. Mereka akan membangun desain produksi massal yang diselesaikan oleh Hansol Technics.

Teknologi pengisian nirkabel masih cukup mahal. Seri S20 terbaru dari Samsung juga memiliki teknologi pengisian daya nirkabel sehingga ikut mengerek harga jualnya menjadi lebih mahal.

Pemasok yang disebutkan di atas mengirimkan teknologi pengisian daya untuk model Galaxy S20, S20 Plus, dan S20 Ultra. Sayangnya ponsel ini sedang berjuang keras untuk mendapatkan penjualan terbaik.

Samsung sejauh ini mempertahankan seri A di segmen menengah dengan menurunkan spesifikasinya dibandingkan flagship. Dengan wabah virus, segmen menengah tengah memanas sangat cepat.

iPhone SE 2020 yang baru-baru ini diluncurkan oleh Apple dijual dengan harga terjangkau. Begitu juga Pixel 4A mendatang yang mau meramaikan segmen menengah ikut memperkuat pernyataan di atas.

Selain itu, Samsung Galaxy A51 telah menjadi smartphone terlaris di seluruh dunia pada Q1 2020. Karena itu, upaya Samsung untuk mengambil keuntungan besar dalam margin keuntungan dari segmen menengah adalah sesuatu yang harus kita tunggu dan lihat di masa mendatang.

Editor : Dini Listiyani