Facebook Tingkatkan Teknologi AI untuk Pengguna Tunanetra

Intan Rakhmayanti Dewi · Jumat, 22 Januari 2021 - 19:17:00 WIB
Facebook Tingkatkan Teknologi AI untuk Pengguna Tunanetra
Facebook Tingkatkan Teknologi AI untuk Pengguna Tunanetra (Foto: Unsplah)

MENLO PARK, iNews.id - Facebook terus memperkuat kemampuan platformnya. Kini, raksasa jejaring sosial ini meningkatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk menghasilkan deskripsi foto yang diposting, khususnya pengguna tunanetra.

Teknologi yang dimaksud disebut Automatic Alternative Text (AAT) dan pertama kali diperkenalkan oleh Facebook pada 2016 untuk meningkatkan pengalaman pengguna tunanetra, sehingga bisa menemukan foto di berandanya hanya dengan mendengar kata 'foto' dan nama orang yang membagikan foto tersebut.

Namun kini, dengan kemampuan AAT yang telah ditingkatkan, pengguna tunanetra dapat mendengar deskripsi foto yang lebih terperinci seperti 'foto berisi tiga orang, tersenyum, di luar ruangan'.

Facebook mengatakan, dengan iterasi terbaru AAT, perusahaan dapat memperluas jumlah konsep yang dapat dideteksi dan diidentifikasi oleh teknologi AI dalam sebuah foto.

Selain itu, teknologi ini dapat memberikan deskripsi yang lebih rinci untuk memasukkan aktivitas, landmark, jenis makanan, dan jenis hewan, seperti "selfie dua orang, di luar ruangan, Menara Miring Pisa", bukan "gambar dua orang".

Perusahaan menjelaskan, peningkatan jumlah konsep yang dapat dikenali oleh teknologi ini dari yang awalnya hanya 100 menjadi lebih dari 1.200.

Peningkatan ini terwujud melalui pelatihan model menggunakan pembelajaran yang diawasi secara menggunakan sampel yang diklaim lebih akurat, dan inklusif secara budaya dan demografis.

Facebook menambahkan bahwa untuk memberikan lebih banyak informasi tentang posisi dan hitungan, perusahaan melatih detektor objek dua tahap menggunakan platform sumber terbuka yang dikembangkan oleh Facebook AI Research.

"Kami melatih model untuk memprediksi lokasi dan label semantik objek dalam sebuah gambar. Teknik pelatihan multi-label / multi-data membantu membuat model kami lebih dapat diandalkan dengan ruang label yang lebih besar," kata Facebook dikutip dari ZDnet, Jumat (22/1/2021).

Editor : Dini Listiyani

Halaman : 1 2