Potensi AI Sangat Besar, Ancaman Keamanan Siber Makin Kompleks
Kondisi tersebut membuat penguatan keamanan digital menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya pemanfaatan AI, komputasi awan (*cloud computing*), dan analitik data di berbagai sektor.
Executive Vice President Governance, Risk, and Compliance ITSEC Asia, Bambang Susilo, menilai tata kelola AI perlu diperkuat agar organisasi mampu mengimbangi perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
Menurut dia, regulasi AI perlu diterjemahkan menjadi kebijakan dan ketentuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan setiap sektor. Koordinasi antara regulator dan pelaku industri juga diperlukan agar penerapan aturan berjalan efektif.
Di sisi lain, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dalam melindungi data pribadi saat menggunakan berbagai layanan digital. Penguatan keamanan tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga membutuhkan pemahaman pengguna terhadap risiko yang mungkin muncul.
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia turut menjadi perhatian. Profesional di bidang audit, keamanan informasi, dan manajemen risiko dituntut terus memperbarui pengetahuan serta keterampilan agar mampu menghadapi tantangan digital yang terus berubah.