Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya

Senin, 07 September 2026 - 10:11:00 WIB
Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya
Abu Vulkanik berbeda dengan debu biasa. (Foto: Dok. iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Abu Vulkanik Terasa Kasar saat Terkena Mata?

Karakter abrasif abu vulkanik juga menjelaskan mengapa material ini dapat mengganggu mata.

CDC menyebut partikel abu dapat bersifat abrasif dan partikel kecilnya dapat menggores atau mengiritasi permukaan mata.

Karena itu, ketika abu vulkanik menyebar, perlindungan tidak hanya perlu difokuskan pada hidung dan mulut. Mata juga perlu dilindungi, terutama ketika seseorang harus berada di luar ruangan.

Jadi, Apakah Semua Debu Biasa Lebih Aman?

Tidak sesederhana itu. Debu biasa juga dapat mengandung partikel yang berbahaya, terutama jika berasal dari polusi udara, konstruksi, pembakaran atau material tertentu.

Namun, abu vulkanik memiliki karakter khusus karena berasal dari material vulkanik yang dapat mengandung kaca vulkanik, mineral dan fragmen batuan dengan bentuk tajam serta sifat abrasif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut