Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya
Bahkan penelitian yang dipublikasikan melalui USGS menunjukkan bahwa abu vulkanik dan debu gurun memiliki perbedaan dalam morfologi partikel, tekstur permukaan, komposisi kimia dan kandungan mineral, yang dapat memengaruhi respons biologis ketika partikel tersebut terhirup.
Jadi, meskipun sama-sama terlihat seperti 'debu', keduanya tidak identik secara fisik maupun kimia.
Karena partikel abu dapat kembali beterbangan ketika terganggu, pembersihan juga perlu dilakukan secara hati-hati.
USGS mencatat abu vulkanik dapat kembali terangkat ke udara akibat aktivitas manusia maupun angin bahkan setelah erupsi berhenti.
Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak sebaiknya menghindari aktivitas yang membuat endapan abu kembali menjadi partikel udara.