Gedung Miring Apa Harus Dibongkar? China Temukan Teknologi Rekayasa Koreksi Bangunan
JAKARTA, iNews.id - Bangunan miring ternyata masih dapat ditangani melalui teknologi koreksi kemiringan. China berhasil mengembangkan metode rekayasa ini untuk memperbaiki bangunan yang mengalami penurunan, deformasi, hingga perubahan posisi akibat persoalan fondasi.
Teknologi koreksi kemiringan bangunan tidak dilakukan dengan membuat struktur kembali tegak. Prosesnya membutuhkan pengukuran kondisi bangunan secara akurat, investigasi fondasi, analisis struktur, perencanaan teknis, monitoring, serta pengendalian secara berkelanjutan.
Bagaimana cara kerja teknologi ini? Secara prinsip, proses dimulai dengan mengetahui kondisi aktual bangunan melalui serangkaian pengukuran.
Pengukuran dilakukan untuk menentukan posisi bangunan, tingkat kemiringan, arah pergeseran, serta perubahan posisi yang terjadi selama proses penanganan. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan metode perbaikan yang sesuai.
Kondisi fondasi juga menjadi bagian penting dalam investigasi. Kemiringan bangunan dapat berkaitan dengan penurunan yang tidak seragam, ketika bagian fondasi mengalami penurunan dengan besaran berbeda sehingga bangunan secara bertahap mengalami perubahan posisi.