Gedung Miring Apa Harus Dibongkar? China Temukan Teknologi Rekayasa Koreksi Bangunan
Setelah kondisi bangunan dan fondasi diketahui, metode perbaikan dirancang berdasarkan hasil investigasi dan analisis struktur. Penanganan dapat mencakup perkuatan fondasi sekaligus tindakan koreksi terhadap posisi bangunan.
Tahap berikutnya adalah monitoring. Pengukuran dilakukan secara berkala untuk mengetahui perubahan posisi bangunan selama pekerjaan berlangsung.
Data monitoring kemudian digunakan sebagai dasar pengendalian pekerjaan. Dengan metode tersebut, perubahan posisi bangunan dapat dilakukan secara terukur dan tetap mengikuti perencanaan teknis.
Teknologi koreksi kemiringan bangunan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), Insannul Kamil bersama Ketua Umum Aspekindo Provinsi DKI Jakarta, Wahyudi ke sebuah gedung miring di Distrik Longxu, Kota Wuzhou, Guangxi, China, pada 25 September 2026.
Pemilik gedung menunjuk Jiangsu Southeast Special Engineering Quality & Technology Co Ltd untuk melaksanakan pekerjaan perbaikan dan penanganan teknis bangunan. Lingkup pekerjaan mencakup perkuatan fondasi bangunan, tindakan koreksi terhadap kemiringan, serta penanganan terhadap penurunan bangunan.