Gunakan Data Juno, Citizens Kini Bisa Bantu Ilmuwan Ungkap Misteri Awan Jupiter

Dini Listiyani · Senin, 27 Juni 2022 - 15:43:00 WIB
Gunakan Data Juno, Citizens Kini Bisa Bantu Ilmuwan Ungkap Misteri Awan Jupiter
Citizens Kini Bisa Bantu Ilmuwan Ungkap Misteri Awan Jupiter (Foto: NASA)

JAKARTA, iNews.id - Beberapa gambar Jupiter yang paling menakjubkan telah ditangkap pesawat Juno. Banyak dari gambar ini telah menangkap atmosfer aneh Jupiter, termasuk mengintip melalui banyak lapisan atmosfer. 

Sekarang, proyek ilmuwan citizens mengundang anggota masyrakat membantu pekerjaan ini dengan mengidentifikasi fitur atmosfer dalam data Juno. Proyek dari para peneliti di University of Minnesota dan NASA disebut Jovian Vortex Hunter dan bertujuan untuk mengkategorikan berbagai jenis awan yang terlihat di Jupiter, dalam hal bentuk dan ukurannya. 

Dibutuhkan data dari JunoCam imager Juno dan meminta sukarelawan untuk mencari fitur spesifik yang disebut vortisitas atmosfer. Awan ini memiliki bentuk bulat atau elips tertentu, mirip dengan bagaimana badai muncul jika dilihat dari atas.

Dengan meminta bantuan dari publik, para peneliti dapat mengerjakan data lebih cepat daripada yang mereka bisa sendiri. “Ada begitu banyak gambar sehingga perlu beberapa tahun bagi tim kecil kami untuk memeriksa semuanya,” kata Ramanakumar Sankar, pemimpin proyek tersebut, dalam sebuah pernyataan. 

Lebih lanjut dia menjelaskan mereka membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk mengidentifikasi gambar mana yang memiliki pusaran, di mana letaknya dan bagaimana kemunculannya. 

"Dengan katalog fitur (terutama vortisitas), kita dapat mempelajari fisika di balik bagaimana fitur ini terbentuk, dan bagaimana fitur tersebut terkait dengan struktur atmosfer, terutama di bawah awan, di mana kita tidak dapat mengamatinya secara langsung," ujarnya sebagaimana dikutip dari Digital Trends. 

Proyek ini menggunakan platform Zooniverse untuk menyajikan gambar, yang kemudian dipindai oleh sukarelawan untuk mencari pusaran. Setelah ini dilakukan berkali-kali, data dapat digunakan baik untuk analisis ilmiah maupun untuk melatih algoritme agar dapat bekerja pada identifikasi fitur juga.

Dan jika Anda bertanya-tanya apa yang terjadi jika seseorang mengalami kesulitan mengidentifikasi fitur, atau sukarelawan yang berbeda tidak setuju tentang apakah fitur ada dalam gambar atau tidak — itu sebenarnya data yang berguna untuk dimiliki para peneliti. 

“Jika satu orang kesulitan mengkategorikan sebuah gambar, mungkin orang lain juga akan mengalaminya. Itu mungkin menunjukkan bahwa kami telah menemukan sesuatu yang baru atau unik yang kami periksa lebih dekat," ujarnya. 

Editor : Dini Listiyani

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda