Keren! Anak SMA Bikin Alat Inovatif yang Bisa Ubah Udara Jadi Air Bersih
Menurut Rizqi, kemenangan tersebut bukan menjadi akhir dari pengembangan O2H. Tim Gen V justru ingin terus menyempurnakan inovasi yang mereka buat agar bisa memberikan manfaat lebih luas.
"Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus belajar dan menyempurnakan inovasi ini agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
O2H menjadi salah satu dari berbagai inovasi yang dikembangkan para siswa dalam National Innovation Challenge. Sebanyak 50 siswa yang tergabung dalam 10 tim finalis mempresentasikan gagasan mereka untuk menjawab persoalan lingkungan dan sosial yang ditemukan di sekitar mereka.

Para siswa mengangkat masalah yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari limbah makanan, limbah tekstil dan organik, pencemaran lingkungan, keterbatasan akses air bersih, hingga kebutuhan sumber energi alternatif.
Ada pula siswa yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), sensor, aplikasi digital, serta analisis data untuk mengembangkan solusi di bidang lingkungan. Pendekatan STEAM yang memadukan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika digunakan untuk mengubah persoalan tersebut menjadi berbagai konsep inovasi.