Sepekan Berlalu, Erupsi Gunung Anak Krakatau Akan Segera Berakhir?
Fase tersebut menjadi penyebab utama sebaran abu vulkanik meluas hingga mengganggu aktivitas masyarakat dan penerbangan. Abu bahkan mencapai ketinggian sekitar 50.000 kaki dan membuat delapan bandara sempat mengalami gangguan operasional. Lebih dari 1.500 penerbangan dan sekitar 170.000 penumpang terdampak pada 6 September.
Namun, setelah periode erupsi menerus tersebut selesai, Anak Krakatau tidak langsung memasuki fase tenang.
Aktivitas vulkanik justru berubah menjadi letusan-letusan yang terjadi secara berkala.
Salah satu bukti bahwa aktivitas Anak Krakatau belum selesai terlihat pada Selasa (8/9/2026).
Ketika kondisi penerbangan mulai membaik dan seluruh bandara yang sebelumnya ditutup akibat abu vulkanik telah kembali dibuka, Anak Krakatau masih mengalami tiga erupsi yang lebih kecil.