Studi: Milky Way Sebarkan Kehidupan Antarbintang
CALIFORNIA, iNews.id - Selama hampir dua abad, para ilmuwan berteori kehidupan bisa didistribusikan ke seluruh alam semesta oleh meteorid, asteroid, planetoids, dan objek astronomi lain. Teori ini dikenal sebagai panspermia.
Teori panspermia didasarkan pada gagasan mikroorganisme dan prekursor kimia kehidupan bisa bertahan hidup diangkut dari satu sistem bintang ke lainnya. Berpegang pada teori ini, para peneliti di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (Cfa) melakukan penelitian yang mempertimbangkan apakah panspermia bisa terjadi di skala galaksi.
Menurut model yang dibuat, mereka memutuskan seluruh Milky Way (bahkan galaksi lain) bisa bertukar komponen yang diperluas untuk kehidupan. Studi Galactic Panspermia baru-baru ini muncul online di arXiv dan sedang direviu untuk publikasi.
Saat peneliti menunjukkan studi mereka, sebagian besar penelitian masa lalu panspermia telah berfokus pada apakah kehidupan bisa didistribusikan melalui tata surya atau bintang-bintang tetangga. Secara spesifik, studi ini membahas kemungkinan kehidupan bisa ditransfer antara Mars dan bumi melalui asteroid atau meteorit.
Demi penelitian mereka, peneliti memasang jaring yang lebih luas, melihat Milky Way Galaxy dan seterusnya. Studi ini didasarkan pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh pemimpin studi Idan Ginsbur dan rekannya di Dartmouth Collage.