Studi: Milky Way Sebarkan Kehidupan Antarbintang
Dalam studi 2016 yang diterbitkan dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, mereka menyarankan pusat Milky Way bisa menjadi instrumen melalui bintang-bintang hypervelocity dikeluarkan dari sistem biner dan kemudian ditangkap oleh sistem lain.
Untuk kepentingan penelitian ini, tim menciptakan model analitik untuk menentukan seberapa besar kemungkinan benda-benda tersebut ditransfer di antara sistem bintang pada skala galaksi.
"Dalam paper baru kami menghitung seberapa banyak benda berbatu yang dikeluarkan dari satu sistem planet dapat terperangkap oleh yang lain di seluruh galaksi Bima Sakti. Jika hidup dapat bertahan selama sejuta tahun, mungkin ada lebih dari satu juta benda seukuran Oumuamua yang ditangkap oleh sistem lain dan dapat mentransfer kehidupan antar bintang. Oleh karena itu, panspermia tidak terbatas secara eksklusif pada skala tata surya, dan seluruh Milky Way berpotensi untuk bertukar komponen biotik melintasi jarak yang sangat jauh," kata peneliti postdoctoral ITC Abraham Loeb yang dilaporkan Science Alert, Selasa (16/10/2018).
Dari model ini, mereka menemukan kemungkinan panspermia galaksi turun ke beberapa variabel. Pertama, tingkat penangkapan objek yang dikeluarkan dari sistem planet tergantung pada dispersi kecepatan, serta ukuran objek yang ditangkap.
Kedua, kemungkinan kehidupan bisa didistribusikan dari satu sistem ke lainnya sangat bergantung pada kelangsungan hidup organisme. Namun pada akhirnya mereka menemukan dalam skenario kasus terburuk, Milky Way bisa bertukar komponen biotik melintasi jarak yang sangat jauh.