Kiat Milenial Manfaatkan Peluang Usaha Ekonomi Kreatif di Era Metaverse
JAKARTA, iNews.id - Era metaverse menjadi peluang besar bagi milenial untuk melakukan usaha. Apalagi saat ini teknologi digital mendukung semua aktivitas di sektor ekonomi kreatif
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengajak generasi muda, terutama generasi milenial juga generasi Z untuk meningkatkan kompetensi. Dengan demikian, mampu mengambil peluang di era metaverse yang penuh akan peluang-peluang baru dalam percepatan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kami baru saja mengadakan diskusi dengan teman-teman generasi milenial, generasi Z membahas tentang metaverse yang kami yakini sebagai peluang yang bisa kita gunakan untuk kebangkitan ekonomi dan membuka peluang kerja," kata Menparekraf Sandiaga Uno, belum lama ini.
Metaverse adalah dunia virtual di mana pengguna dapat berbelanja, bersosialisasi, mengambil bagian dalam kegiatan, berdagang, rekreasi, dan belajar di dalamnya.
Melalui Metaverse, pengusaha dapat membuka peluang tanpa batas untuk meraih banyak keuntungan dengan cara yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan. Bagi para pelaku di bidang industri kreatif, khususnya digital, desain, dan game, hal ini akan menjadi lahan yang terbuka lebar untuk meraih banyak peluang.
Melihat sumber daya manusia di Indonesia yang di dominasi usia produktif, maka era metaverse dapat menjadi wadah serta peluang percepatan ekonomi.
"Sebanyak 23 juta lapangan kerja mungkin tergantikan, tapi ada 46 juta lapangan kerja baru terutama yang berkaitan dengan artificial intelligence, blockchains dengan virtual reality dan augmented reality, serta inovasi-inovasi lainnya," kata Sandiaga.
Sementara itu, dalam mendukung UMKM, dunia digital memiliki peranan besar. Salah satunya dapat menekan angka pengangguran Indonesia.
Apalagi kini, pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan omset yang signifikan bagi beberapa sektor perekonomian Indonesia. Dengan berkurangnya pendapatan berbagai lini bisnis, membuat beberapa perusahaan terpaksa menutup usahanya, sehingga banyak terjadi PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja.