Wisata Alam di Maros Ternyata Bisa Bantu 300 Anak Sekolah, Ini Kisahnya
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program SETAPAK 4, yang didanai Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) dan dijalankan The Asia Foundation bersama PINUS Sulawesi Selatan serta Tim Layanan Kehutanan Masyarakat.
Kisah Tukamasea memperlihatkan bahwa daya tarik wisata alam dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas atau aktivitas pengunjung, tetapi juga dapat menjadi sumber pembiayaan kebutuhan warga, termasuk pendidikan.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Maros, kawasan Dolli Bungaeja menawarkan pengalaman menikmati mata air, persawahan, dan lanskap karst sekaligus mengenal bagaimana masyarakat desa mengembangkan potensi alamnya.
Dengan pengelolaan yang memperhatikan lingkungan dan kebutuhan warga, wisata desa memiliki peluang untuk memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar menjadi tempat berlibur.
Editor: Muhammad Sukardi