HUT ke-81 RI, ShopeeFood Angkat Kisah Merchant Lokal lewat 17.8 Festival Kuliner
JAKARTA, iNews.id – Keberagaman kuliner telah menjadi bagian dari identitas Indonesia, dengan setiap daerah memiliki cita rasa dan cerita yang diwariskan lintas generasi. Dalam semangat Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, ShopeeFood menghadirkan kampanye 17.8 Festival Kuliner untuk mengajak masyarakat merayakan keberagaman kuliner Indonesia sekaligus mengenal lebih dekat kisah para merchant lokal yang terus membawa cita rasa daerah ke lebih banyak masyarakat.
Di balik beragam kuliner khas Indonesia, terdapat kisah para merchant ShopeeFood yang terus menjaga dan memperkenalkan cita rasa daerahnya. Mulai dari Asinan Po Nur di Jakarta, Bika Ambon Dynasty di Medan, Pondok Patin Bakar di Banjarmasin, hingga Se'Indonesia yang membawa se'i khas Nusa Tenggara Timur ke berbagai kota, masing-masing memiliki perjalanan yang mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara.
Lebih dari 25 tahun, Asinan Po Nur berkembang dari gerobak sederhana menjadi salah satu destinasi kuliner dan oleh-oleh khas Jakarta. Keunikannya terletak pada racikan yang memadukan karakter asinan Betawi dan Bogor dalam porsi yang melimpah. Kini, Asinan Po Nur dapat menjual hingga 200 porsi setiap hari dan turut memberdayakan warga sekitar sebagai reseller untuk menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus membuka peluang penghasilan baru.
Sementara itu, di Medan, Bika Ambon Dynasty telah mempertahankan resep yang diwariskan selama tiga generasi sepanjang 36 tahun perjalanan usahanya. Di tengah semakin beragamnya pilihan oleh-oleh, Dynasty memilih untuk tetap menjaga resep asli serta kualitas bahan baku sebagai bagian dari upaya mempertahankan kepercayaan pelanggan selama puluhan tahun.
Beranjak ke Banjarmasin, Pondok Patin Bakar menghadirkan cita rasa khas Kalimantan melalui berbagai olahan ikan patin yang diperoleh langsung dari nelayan di sekitar sungai. Berawal dari hobi memasak sang ibu, usaha tersebut kini telah berkembang menjadi enam outlet dan dikenal tidak hanya oleh masyarakat lokal, tetapi juga pelanggan dari luar provinsi hingga mancanegara. Kolaborasi dengan nelayan setempat pun menjadi bagian dari perjalanan Pondok Patin Bakar dalam mendukung perekonomian lokal.
“Banjarmasin dikenal sebagai Kota Seribu Sungai dan ikan patin menjadi salah satu potensi yang kami miliki. Dari situlah kami tergerak untuk mengolahnya menjadi berbagai hidangan. Patin yang hidup di perairan sungai di sini juga punya karakteristik tersendiri, ukurannya lebih besar dan dagingnya tidak berbau tanah,” tutur Wijaya, Pemilik Pondok Patin Bakar.
Tak hanya kuliner yang telah lama dikenal masyarakat, hidangan khas daerah juga terus diperkenalkan melalui inovasi. Berdiri sejak 2022, Se’Indonesia mengadaptasi kuliner khas Nusa Tenggara Timur, se'i, menyajikan daging sapi dan ayam asap dengan cita rasa Nusantara agar semakin dikenal dan dinikmati masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Berkat pertumbuhannya yang pesat, Se’Indonesia berhasil menjadi salah satu penerima Shopee Super Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mengembangkan ekosistem kuliner lokal di Indonesia.