Kulineran di Bendungan Saguling Bandung, Unik seperti Berada di Kapal Titanic

Adi Haryanto ยท Sabtu, 21 November 2020 - 23:29:00 WIB
Kulineran di Bendungan Saguling Bandung, Unik seperti Berada di Kapal Titanic
Kulineran di Bendungan Saguling (Foto: SINDOnews/Adi Haryanto)

Disinggung makna dari nama Napak Sancang, Aep menyebutkan jika filosopinya adalah mengambang di atas air. Jadi pengunjung yang datang ke sini mereka bisa merasakan seperti makan di kapal terapung dari mulai haluan, geladak, hingga buritan,  sambil menikmati suasana alam sekitar. 

"Memang tempatnya dibuat seperti kapal, mimpinya seperti Titanic, walaupun dalam versi sederhana. Targetnya bangunan kapal ini bisa mencapai luas hingga 10.000 meter persegi, dengan fasilitas restoran, ruang pertemuan, aula pernikahan, di dalamnya. Jadi menjadi restoran terapung terbesar di Bandung Barat," kata pria bersahaja ini. 

Pengunjung yang datang ke tempat ini memang tidak hanya sekadar makan. Mereka bisa merasakan berlayar dengan perahu mulai dari tiba dan pulang. Sebab ketika datang, dari tempat parkir untuk menuju restoran terapung harus naik perahu sejauh kurang lebih 100 meter. Semua itu gratis tidak dipungut biaya, karena perahu selalu siap mengantarkan kapan pun juga.

Salah seorang pengunjung, Dian Yulianti mengaku, sangat senang bisa menikmati sensasi makan bersama keluarga di restoran terapung Napak Sancang. Selain harga makanan yang relatif terjangkau, suasana alam dan tempatnya juga sangat menyejukan. Apalagi ada spot-spot foto yang Instagramable sehingga bisa berfoto dan jadi kenang-kenangan di media sosial. 

"Suasananya enak dan pemandangannya asyik. Makan di atas kapal jadi pengalaman pertama bagi keluarga, kerasa juga ada goyang-goyang dikit, seru aja," tutur warga Kota Bandung ini.

Editor : Vien Dimyati