Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?
Advertisement . Scroll to see content

Tips Berbisnis Usaha Kue Kering di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 10 Juli 2020 - 15:30:00 WIB
Tips Berbisnis Usaha Kue Kering di Tengah Pandemi Covid-19
Berbisnis kue kering (Foto : Bellarosa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak pebisnis makanan yang gulung tikar karena kurang pengetahuan dan pengalaman. Tak hanya dua modal tadi, membangun usaha makanan seperti kue juga butuh kesabaran dan ketekunan.

"Tak ada yang mudah dalam membangun bisnis jika tidak dibarengi dengan kesabaran dan ketekunan. Tak jarang, belum genap setahun, usaha pun sudah tinggal cerita," ujar pemilik bisnis kue kering Bellarosa, Erni dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Rabu (8/7/2020).

Wanita berusia 35 tahun ini mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, strategi penjualan dan teliti dalam melihat peluang sangat diperlukan. Contohnya menjelang Lebaran kemarin.

"Biasanya, menjelang Lebaran, pesanan kue kering dan hamparan lain selalu meningkat. Hal ini bisa dijadikan peluang agar memudahkan konsumen, misalnya menawarkan paket lengkap yang sudah berisikan keduanya," katanya.

Menurut Erni, bisnis kue kering memiliki prospek yang sangat cerah. Tak hanya hari Lebaran, di hari-hari besar lain, permintaan kue kering juga selalu meningkat.

"Kami memilih bisnis kue kering karena kue kering menjadi tradisi yang selalu ada di setiap Hari Raya, tak hanya Lebaran, Hari Raya lainnya juga demikian. Peluangnya sangat besar dan jangka panjang," kata Erni.

Erni sendiri mengaku tidak memiliki latar belakang atau pengalaman berbisnis. Namun, dia dan suami tetap maju dan tekun menjalankan bisnis sejak 2005 hingga bisa meraih kesuksesan.

Berkat bisnis kuenya ini, Erni dan suami bisa mempekerjakan sejumlah karyawan tanpa harus mengurangi gaji mereka karena dampak pandemi Covid-19. "Berkat inovasi ini, kami masih dapat mempekerjakan banyak karyawan tanpa melakukan pengurangan gaji," ujarnya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut