Royke menambahkan, perseroan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mempertahankan kinerja dalam kondisi yang sulit saat ini. "Selain itu, para pemegang saham mendukung sepenuhnya berbagai kebijakan strategis yang diambil pada 2021 dalam menghadapi tantangan dan dinamika bisnis yang cepat," kata dia.
Kebijakan-kebijakan strategis itu adalah pertama, meningkatkan kualitas kredit melalui perbaikan manajemen risiko. Kedua, meningkatkan digital capability dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Ketiga, meningkatkan ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
Keempat, meningkatkan CASA dan FBI melalui peningkatan transaksi. Kelima, optimalisasi jaringan dan bisnis Internasional dengan memperkuat kerja sama partnership. Keenam, optimalisasi kontribusi anak perusahaan dan Ketujuh, optimalisasi HC dalam mendukung bisnis bank.