BRIN Beberkan Sejumlah Masalah Pengembangan Vaksin Merah Putih

Iqbal Dwi Purnama
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko membeberkan beberapa tantangan yang selama ini menghambat produksi dan pengembangan Vaksin Merah Putih. (Foto: dok. UGM)

Dia menyebut, pembangunan fasilitas GMP untuk uji produksi terbatas bukanlah hal yang murah. Namun, dengan integrasinya BRIN dengan beberapa lembaga dan kementerian, maka BRIN memiliki kapasitas untuk membuat fasilitas tersebut.

"Tapi dengan proses integrasi di BRIN, kami bisa memiliki kapasitas dan kompetensi untuk membuat program dan fasilitas yang mahal ini, selain itu kami juga membuat program yang berkelanjutan untuk memanfaatkan fasilitas itu, program itu adalah program hibah uji klinis," ucap Handoko.

Handoko berharap, dengan adanya fasilitas tersebut makan direncakan pada kuartal II tahun 2022 produksi vaksin dalam negeri tapi dipercepat untuk memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri.

"Kita membutuhkan banyak vaksin termasuk untuk hewan yang sampai saat ini kita masih impor," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

BRIN Ungkap Bahaya Vape: 100 Persen Sampel Uji Terdeteksi Diabetes dan 92 Persen Alami Gangguan Paru-Paru

7 hari lalu

Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

8 hari lalu

BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: 100 Persen Pengguna Kena Diabetes, 92 Persen Paru-Paru

13 hari lalu

BRIN Mulai Uji Coba Ubi Bombing buat Padamkan Karhutla sesuai Arahan Prabowo, Apa Hasilnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal