Dari Perut Bumi Papua ke Smelter Gresik, Merangkai Hilirisasi Tambang sebagai Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Irfan Ma'ruf
Kolam penampungan konsentrat dari hasil pengolahan bijih (ore) mineral tambang oleh PTFI di MP 74, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, yang kerap dijuluki Bundaran HI. (Foto: iNews.id).

Raksasa Produsen Katoda Tembaga

PT Freeport Indonesia, bagian dari BUMN holding pertambangan Indonesia MIND ID, mula-mula menambang Ertsberg pada 1972 usai menerima Kontrak Karya I (1967). Eksplorasi dan eksploitasi ini menghasilkan konsentrat tembaga, emas, perak dan mineral turunan lainnya. Ertsberg selesai dikeruk pada 1988. 

Namun, tak berarti Freeport rampung beroperasi. Raksasa tambang kelas dunia ini telah menemukan harta karun lainnya berupa Gunung Grasberg. Penambangan terbuka dengan skala lebih besar dilakukan. Tahun demi tahun berjalan, era Grasberg pun berakhir pada 2019.

Lagi-lagi Freeport tak berpangku tangan. Cadangan tak kalah besar ditemukan dalam perut bumi. PTFI memulai investasi proyek pengembangan bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) sebagai kelanjutan dari open pit Grasberg. 

Infografis Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia Terbesar di Dunia

Mengacu data perseroan, tak kurang duit 9 miliar dolar AS digelontorkan, plus tambahan 20 miliar dolar AS akan diinvestasikan sampai dengan 2041. Estimasi kandungan cadangan mineral mencapai 963 juta metrik ton.

Senior Vice President Underground Mine PTFI Hengky Rumbino mengatakan, saat ini produksi tambang bawah tanah PTFI sekitar 125.000-150.000 ton per hari. Selain GBC, tambang bawah tanah lainnya mencakup blok Deep Mile Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 hari lalu

Antam Beli Emas Freeport hingga 9 Ton Sepanjang Januari-Agustus 2026

24 hari lalu

Harta Orang Terkaya Indonesia Menyusut Rp37 Triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya

1 bulan lalu

Ambisi Prabowo Bangun Kedaulatan Emas Indonesia, dari Tambang hingga ke Bank Emas

1 bulan lalu

Perpres Baru Tata Kelola Timah Terbit, Biaya Produksi Tambang Kini Diatur Lebih Jelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal